RRI Bogor (Kota Bogor)

Indonesia / Jawa Barat / Bogor / Kota Bogor / Jl. Pangrango
 office building, radio - do not use

Radio Republik Indonesia
Nearby cities:
Coordinates:   6°35'33"S   106°48'12"E

Comments

  • Ass .wWr.Wb,Selamat pagi Bapak Bupati .apa khabar ? Saya vidi yang menulis keluhan karena rasa kecewa,Saya kemrin tidak masuk sekolah ,karena bete dan apa pula saya pergi kesekolah tiada guna hanya untuk mewnangis melihat teman2 bisa masuk kelas tuk Ulangan test semester,ii,jadi kemarin saya pergi kemakam kakek saya di TMP ,dan pergi ke Gramerdia, hanya untuk membaca buku secara gratis, dan hanya itu yang dapat saya lakukan dan mulai sekarang saya tentu harus membiasakan diri untuk sering pergi ketoko buku. yang menyediakan bacaan gratis,karena kal;au sekolah saya rasa tak mungkin,,jadi pikir saya kalau saya dikeluarkan dari sekolah saya mawsih tahu tentang ilmu. bukankah dengan membaca buku kita bisa tahu tentang dunia.? karena menurut para ahli buku adalah pintu gerbang cahaya untuk melihat dunia? diantara rasa galau dan sedih karena kecewa, betapa keadilan i hanya proses waktu saya tak dapat ikut tes,? kadang2 saya berpikir apa benar saya diciptkan Allah SWT secantik ini tidak akan dapat rejeki ??? sehingga ada kemungkinan saya tak akan dapat membayar tunggakn yang diwjibkn sekolah ? Bapak Bupati saya memang kecewa menerima kenyataan ini. betapa tidak hari saptu dari dini hari mempersipkan acara pestipal dondang yang didakan di kantor bapak ,berjalan ...menari, berjalan menari.. sambil berdoa kita pulang membawa kemenangan,,Alhamdulilh Allah mengabulkan doa kami semua , walau dari hasil juara kedua itu sa ya mendapat hadiah juara kedua, dua artinya, dapat besek dari panitia yang isinya nasi dan sepotong ayam ,jg lain2 untuk pengganjal perut. yang kedua , saya harus berhdapan dengan guru petugas TU . yaitu kabar saya tak bo;leh ikut tyes karena belum melunasi tunggakan., saya sedih dan bertul2 kecewa,andai yang bilang tidak boleh itu seorang PREMAN mungkin saya tidak akan kecewa ,karena saya tahu seorang PREMAN jarang meniliki hati nurani, tapi ini seorang guru berbusana muslim,sehrusnya seorang yang berbusana muslim sedikitnya tahu tentang agama, bahwa klemiskinan dan penderitaan adalah cobaan,,kehidupan manusia itu ibarat rtoda berjalan ,saat ini dibawah esok pasti diatas,,dan juga seorng muslim yang taat seharusnya mengerti bhwa rejeki dan jabatan itu hanya titipan dari llah SWT yang harus dipertanggung jawabkan disaat dia kembali. dalam hal ini juga mengerti saya orang miskiin sudah m,enhadi hukum alam ,bahwa orang miskin itu tak boleh ketawa apalagi marah atau mengeritik pimpinan,,Saat ini guru mencri saya mungkin mrah karena saya membuat ulah,mengeritik kepemimpinan pemerinth, akibatnya saya mungkin bisa dipenjara ,seperti contoh seorang pencuri 1 buah semnngka dipenjara karena digugat seoprang pemilik kebun yang memiliki uang,,tidak seperti say dipujkul orng pkl 19.00 wib sepulang dari warnet sampai b erdarah darah .dan menghabiskn uang jutaan rupiah, ibu dan abangku. segera lpor polisi, tapiu tidak dibantu, karena apa....? karena saya orang miskin, ,kata poklisi iotu urusan lurah dengan warganya, sebiknya ibu l;apor pada lurah tau klades, ayahku lapor pada lurah, kata luragh : ya..nanti saya tegor RT dn RWnya., krena kesal ibu saya saya bicara dengam opung saya, kata opung sebaiknya lapor pada wartawan,arena mendengar mau l;apor pada wartawan malamnya RT dn RW datang kerumah sambil meminta maap dan memberri bantuan sejum,lah Rp.200.000,- bu menolak itu penghinaan katanya. sekarang pun saya sioprang miskin kecewa lagi pada negara..betap tidak...? kakle saya berjuanmg mati2an melawan penjajah disaat p[erang dunia ke dua melawan agresi belanda dan perang gerilya melawan jepang , gombal gembol alat 2 komonikasi radio,tnpa mengindahlkan dentuman meriam dfan senjata api. hanya tiga kata INDONESIA HARUS MERDEKA,Alhamdulilagh INDONESIA kini merdeka, dan kake saya dijabatan yerahir sebagai pimpinan tekhnisi di kantor RRI Bogor beliau berpulang ke Rahmatuwloh.,dan mendapat pasiliotas negara yaitu kav.tanah 2 X 1 meter di tmn makam pahlawan.,yang menjadi kesedihan dan rasa kecewa saya apa saya tak pantan belajar dengan tengang waktu bijaksana saya ikut tes walau belum melunasi tunmggakan ??? bukankah Surat miskinpun sudah pula disertakan....? saya sedih.. melihat keramaian dikantor Bapak tentu mengeluarkan biaya tak sedikit bisa milyaran, aaaaaaaaaapa tidak ada kebijaksaaaaaaaaaaaaaan untuk saya daan teman2 untuk ikut tes sebagai imbal jasa keliling2 kantopr bapak, berjalan ...menari, berjalan menari membawa dondang hasil bumi kota bogort? saat ini saya berdiri dan sambil me5renung di toko buku. sambil berpikir langkah apa yang harus saya laklukan untuk hari esok,..? Wasalam?
This article was last modified 16 years ago