World / Indonesia / Jawa Timur / Blitar, 3 km from center Coordinates: 8°4'42"S   112°11'13"E

kantor The Post Institute (provision of social transformation) (Kota Blitar)


Category:
Address: , 31
This place needs an english description, .


place comments:
10 months ago abe   0
Masochisme
(penyakit yang tergolong perkembang biakannya sangat pesat, bisa juga ini adalah virus (perlu di update,juga tergolong langka)

"hal yang paling indah dan positif adalah jujur ma diri ndiri, (tau kenapa?) bayangin aja kalo kita gak jujur ma diri ndiri, (Bisa ngebayangin gak?) (kalo bisa!), apa lagi ma orang laen, gak bakalan bisa, (yaaaa yang penting kata kita sendiri ada "usaha"(cieee kemasan bagua siih), tentunya ini menjadi sebuah dialektika yang mungkin belum tersentuh secara implisit, tapi ketika seseorang kemudian mencoba (sebenarnya bukan coba-coba! sih) tapi melakukanya dengan menentukan sikap yang mereka anggap itu hal yang baik, maka secara psycology karakter seseoarang tersebut menjadi kuat, tau (dengan cara apa?!) menemukan diri kita sendiri seperti apa sebenarnya, kalo bahasa kerennya refleksi (pijat kaki hihihi.... ) alias 'NGACAISME', saya rasa ini harus dijadikan langkah awal untuk mengetahui siapa diri kita sesungguhnya,
lain halnya dengan orang yang kemungkinan membuat hal yang apa dilakukanya ia anggap 'sudah' benar dan baik, (wah ini sepertinya perhitungan banget nih orang), orang yang berkarakter seperti ini emang susah kadang kalo kita ketemu dengan orang yang berkepribadian seperti ini, apa yang kita omongin pasti orang tersebut menganggap kita sok tahu, setelah itu orang tersebut biasanya memberikan wacana yang dia anggap 'inilah yang benar!' (capek deh!),
orang yang sifatnya satu ini emang susah, orangnya biasanya mengedapankan dirinya alias "ini lho AKU!", tapi positifnya ia sangat care ma temen, orangnya biasanya sangat loyal tapi susah kalo mau dinilai, kelemahannya orang yang karakternya seperti ini kemkungkinan besar sulit untuk maju, sifat/karakter seperti ini sampai sekarang masih belum kita sentuh secara betul, dan tidak ada akademika yang memang mengajarkan dan menganalisa hal semacam ini, (maksud saya secara konstruktif sosialnya cieee.....kayak psycolog aja). (katanya sih hal semacam itu diajarkan oleh 'pengalaman', bagus sih kemasannya 'pengalaman' bukan pembodohan tuh alias pembunuhan karakter yang kemudian kita tidak sadar bahwa hal tersebut ada nilai negatifnya.
wah wah wah wah edan! pecah ndasku!(kata seseorang yang yang pernah dekat dengan aku, kalimat itu berulang ulang aku dengar dengan jelas ditelinga, sempat menjadi darah otak kiriku.
tau kenapa kita sesekali melihat hal yang tidak jelas dimaknai tapi ketika ditelusuri dengan seksama hal tersebut masih belum terlihat, tapi kita kadang merasakanya, apakah itu yang kadang membuat kita trauma, sedih, bahagia, tertawa, menangis, kadang sampai teriak-teriak, (haahahahahahahaa..seperti ini!).
kslo kita pikir sebenarnya 'gila' tapi kita sebenarnya tau bahwa apa yang kemudian menjadi pemikiran adalah sesuatu yang menggerakkan. hingga muncul sebuah "sikap" kita yang mempengaruhi nalar, baik murni ataupun tidak, sebenarnya ini belum menyentuh eksperimen benar tidaknya, tapi secara tindakan apa yang menjadi jawaban hal itu, kebanyakan orang membuat pribadinya senang, hal ini aku sebut penyakit dan tergolong penyakit Masochisme, yaitu menyenangi penderitaan sendiri.

bersambung pada sesi berikutnya...............

pamekaswan, sebelas 02 2009
abe
add your comment in Indonesian


Edited: 14 months ago Languages: id