Bekas Lapangan Pacuan Kuda Tahun 1938 (Raceterrein) (Kota Malang)

Indonesia / Jawa Timur / Malang / Kota Malang / Jl. Besar Ijen
 lapangan, trek pacuan kuda, lapangan olahraga

Dahulu pada zaman pendudukan Belanda sekitar tahun 1938, area ini merupakan lapangan pacuan/balapan kuda (Raceterrein). Pada zaman itu juga, daerah Jl. Ijen ini merupakan kawasan perumahan elite. Dikarenakan pada waktu itu olahraga pacuan kuda dianggap olahraga paling elite di Eropa, maka dibuatlah Lapangan Pacuan Kuda ini sebagai fasilitas/arena pertunjukan olahraga untuk menunjang kawasan elite ini.
Sekitar tahun 60-an, terjadi pergantian kepemilikan area tersebut dan semenjak kegiatan olahraga dipusatkan ke area Stadion Gajayana, maka perlahan area pacuan kuda ini beralih fungsi, sebagian menjadi perumahan elite dan sebagian menjadi kawasan pendidikan. Hingga akhirnya sekitar tahun 90-an benar-benar tidak berbekas lagi baik bangunan maupun lapangan nya.
Satu-satunya peninggalan yang masih tersisa adalah penamaan jalan "Simpang Balapan" yang terletak mengitari Bundaran Patung Hamid Rusdi / Bundaran Ijen yang merupakan penanda bahwa dahulu di seberang bundaran itu merupakan pintu masuk ke arena pacuan kuda.

-Sumber peta zaman belanda tahun 1938: hdl.handle.net/1887.1/item:814596
-Sumber informasi:
(1). m.merdeka.com/malang/gaya-hidup/berpacu-dengan-kuda-di-...
(2). ngalam.co/2016/01/10/lapangan-pacuan-kuda-zaman-belanda...
Kota terdekat:
Koordinat:   7°57'57"S   112°37'24"E
Artikel ini terakhir diubah 6 tahun yang lalu