Andai mentari mengerti keinginan kita
ia akan bertengger lama diatas kepala
dan membiarkan waktu berjalan teramat lamban
namun mentari tak mengerti
padahal masih ala lorong di kampus UPN yang belum kita jelajahi
pun untai kata yang kita ucap
belum berakhir pada titik
Namun kita harus rela
tuk melangkah pada jalan bercabang
SENDIRI . . . . . SENDIRI.
teruntuk : seseorang di markas menwa yon 6 / UPN "Veteran" Jakarta
Jakarta, Oktober 1994
Category: Not approved